Bhayangkara Perdana News.com - Pasaman,  Pemerintah Nagari Durian Tinggi Kecamatan Lubuksikaping Kabupaten Pasaman, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa/Nagari (BLT-DD) fase ke kedua bulan Juli sampai September tahun 2020.
 
Dana BLT fase kedua itu diserahkan kepada 146 keluarga penerima manfaat (KPM) di delapan kejorongan daerah itu, Senin (19/10/2020) di Aula kantor wali nagari setempat.
 
Penyerahan dana desa Fase kedua yang diserahkan kepada 146 KPM di delapan kejorongan daerah itu dengan total sebesar Rp. 131.400.000,-.
 
"Penyerahan BLT fase kedua hari ini dibagi dua sesi yakni pagi dan siang. Untuk sesi pagi mulai pukul 08.00 - 12.00 Wib penerima BLT adalah warga jorong Kp. Rapak, Durian Tinggi, Kp. Taji,  dan Kp. Lua. Selanjutnya, sesi kedua pukul 14.00-16.00 Wib penerimanya warga Jorong Cubadak Gadang, Kapalo Koto, Tampang, serta Kp. Lintang," bebernya. 
 
Wali Nagari Durian Tinggi, Richa Afandi, kepada Rakyat Sumbar disela-sela penyerahan BLT mengatakan, bahwa pembagian BLT dana desa/nagari ini untuk warga yang terdampak Covid-19.
 
“Pembagian BLT fase kedua ini kita serahkan secara terbuka dan transparan kepada KPM terdampak covid di delapan kejorongan di daerah ini," ucapnya. 
 
Kata Richa, pada bantuan tersebut, setiap KPM mendapatkan BLT-DD sebesar Rp300.000 per bulan selama tiga bulan. Hari ini, pihaknya membagikan tiga bulan yakni, (Juli - September 2020) sebesar Rp900.000 per KPM nya.
 
“Sedangkan fase pertama dana BLT juga sudah dibagikan yakni bulan (April - Juni). Penyerahan pada fase pertama diserahkan pada bulan Mei 2020 lalu. Untuk masing-masing KPM mendapat BLT sebesar Rp. 600.000, dikali tiga bulan menjadi Rp. 1.800.000/KPM. Dengan total dana BLT keseluruhan pada fase pertama yakni Rp.262.800.000,” terang Richa.
 
Dia menambahkan, dalam pengambilan dana BLT ini, masyarakat penerima cukup dengan membawa persyaratan seperti, foto KTP dan KK sebagai bukti bahwa warga tersebut penerima BLT fase kedua. 
 
Richa menambahkan, bahwa dana desa yang dianggarkan untuk BLT ini sekitar 44 persen dari jumlah anggaran dana desa Nagari Durian Tinggi.
 
Ia berharap, dengan adanya bantuan tersebut, bisa bermanfaat bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup warga selama masa pandemi virus corona ini.
 
"Kita ucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman, Pemerintah Provinsi Sumbar dan Pemerintah Pusat yang juga sudah membantu masyarakat Nagari Durian Tinggi dalam program BLT dana nagari yang diperuntukkan bagi warga terdampak covid-19 ini," tukasnya. (MBP-News / AM) )
 
 
 

BHAYANGKARA PERDANA News.com -  Pasaman, Calon Wakil Gubernur Sumatera barat Ali Mukhni, secara resmi mengukuhkan Laskar Mualim (Mulyadi-Ali Mukhni) Kabupaten Pasaman, bertempat di Kantor DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Pasaman, Sabtu, (17/10/2020).

Yulisman Wakil Ketua DPD PAN Pasaman ditunjuk sebagai Ketua Laskar Mualim Kabupaten Pasaman dan Yudi Alfian sebagai Sekretaris. Kemudian sebagai Bendahara adalah Zaiyadi serta Dewan Pengarah Muzli M Nur.

Laskar Mualim tersebut, terdiri dari berbagai kelompok masyarakat yang bertekad memenangkan pasangan calon nomor 1 Mulyadi-Ali Mukhni (Mualim) di Pilgub 9 Desember 2020  mendatang.

Ketua Laskar Mualim Kabupaten Pasaman, Yulisman menyampaikan, rasa bangga dan haru atas kepercayaan yang diberikan.

"Alhamdulillah, terima kasih banyak atas amanah yang diberikan. Insya Allah, Laskar Mualim Pasaman siap berjuang untuk memenangkan Mulyadi-Ali Mukhni pada Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang," ujar Yulisman, yang juga Ketua Fraksi PAN DPRD Pasaman. 

Dalam kesempatan ini, Ali Mukhni mengungkapkan dukungan yang diberikan kelompok masyarakat yang tergabung dalam Laskar Mualim Pasaman tersebut, tentunya disambut dengan baik oleh Paslon nomor 1 ini dalam mengarungi Pilkada mendatang.

"Semangat dan dukungan luar biasa yang diberikan kepada kami, tentunya akan menambah kekuatan dan semangat kami dalam menghadapi Pilkada 9 Desember 2020 nantinya,” ujar Ali Mukhni.

Lebih lanjut Ali Mukhni mengatakan, mengingat saat ini masa pandemi Covid-19, dirinya meminta kepada anggota Laskar Mualim Pasaman untuk melakukan kampaye secara simpatik, dan mengikuti semua aturan dan rambu-rambu yang telah ditetapkan KPU dan Bawaslu. 

"Dalam mengarungi pilkada pada 9 Desember mendatang, Kita harus selalu mengikuti aturan yang ditetapkan KPU dan Bawaslu. Jangan sampai nanti kita melanggar yang berakibat buruk pada pasangan Mualim, bisa mendapat sanksi atau bahkan didiskualifikasi," harap Ali Mukhni.

Ali juga meminta agar para Laskar Mualim Pasaman selalu mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

"Mari kita senantiasa menjaga agar masa kampanye ini jangan sampai menjadi klaster baru penularan pandemi covid-19," tambah Ali.

Sementara, Ketua Laskar Mualim Sumatera Barat, Kasman Sofyan menyampaikan, bahwa keberadaan Laskar Mualim adalah untuk menghubungkan masyarakat dengan pasangan Mulyadi-Ali Mukhni selama masa tahapan kampanye Pilkada 2020 ini.

“Selamat atas dikukuhkannya Laskar Mualim Pasaman. Kami, Laskar Mualim ini sudah bergerak lebih dari dua bulan, dan sekarang resmi mendapat SK dari paslon Mualim dan resmi  dikukuhkan oleh wakil calwagub Sumbar Ali Mukhni, Kami akan bekerja keras untuk memenangkan pasangan Mualim,” ungkap Kasman.

Kasman Syofian juga menjelaskan, bahwa Laskar Mualim bergerak bukan seperti tim-tim lainnya yang hanya menghiasi dunia maya. 

"Kami bergerak di dunia nyata, dengan aksi dan berbuat nyata di tengah masyarakat, walau ditengah pandemi Covid-19. Kita tetap mengikuti aturan-aturan yang ditentukan," jelasnya. (MBP-News /AM)

 

Bhayangkaraperdana-news.com Pasaman,  Daswar Bendahara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Pasaman, melaporkan Sekretaris DPC Gerindra, Edzul Beny ST ke Polres Pasaman. Persoalannya, Edzul Beny diduga telah memalsukan tanda tangan bendahara didalam spesimen pencairan dana partai.

"Ya benar, pada Senin (12/10/2020) kemarin, pihak kepolisian menerima Laporan tentang dugaan tindak pidana pemalsuan tanda tangan. Laporan Polisi tersebut ber Nomor : LP / 93/ X/ 2020/ SPKT Re-Pam, tanggal 12

Oktober 2020, tentang Dugaan Tindak pidana Pemalsuan Tanda Tangan," ujar Kapolres Pasaman AKBP Dedi Nur Andriansyah melalui Kasat Reskrim, AKP Lazuardi pada wartawan, Jum'at (16/10/2020).

Kata Lazuardi, kejadiannya diketahui pada, hari Senin tanggal 21 September 2020 pukul 10.00 Wib bertempat di Kantor Kesbangpol Kabupaten Pasaman yang beralamat Jalan A.Yani Nagari Pauah Kecamatan Lubuksikaping Kabupaten Pasaman.

AKP Lazuardi menjelaskan, pelapor dalam hal ini adalah, Daswar,  (67), Pensiunan ASN, warga  Jorong Pulutan Nagari Koto Tuo Kecamatan Harau Kabupaten 50 Kota.

Sedangkan terlapor, Edzul Beny, ST (40)  Pekerjaan Sekretaris Partai Gerindra Kabupaten Pasaman, warga Perumahan Teratai Indah Nagari Aia Manggih Kecamatan Lubuksiikaping Kabupaten Pasaman.

Kata dia, kejadian diketahui pada saat korban mendatangi Kantor Kesbangpol Kabupaten Pasaman pada, Senin tanggal 21 September  2020 pukul 10.00 Wib lalu. 

Dikantor tersebut, Daswar bertanya kepada salah seorang Kasi di Kesbangpol tersebut, apakah dana untuk Parta Gerinda sudah cair, dan dijawab oleh Kasi tersebut dana parpol Gerindra sudah cair,  yang mengurusnya adalah Edzul Beny. 

"Mendapat informasi bahwa dana partai Gerindra sudah cair, selanjutnya korban melihat Dokumen Pengajuan Pencairan Dana Partai tersebut. Namun alangkah terkejutnya, didalam Dokumenn tersebut, ia melihat bahwa tanda tangannya selaku Bendahara Partai telah dipalsukan untuk pencairan Dana Partai tersebut," ujar Kasat Reskrim. 

Tidak hanya sampai disitu, selanjutnya Daswar pun akhirnya juga mendatangi kantor Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pasaman. 

"Saat berada di badan keuangan itu, Daswar juga melihat satu lembar SP2D tanggal 14 April 2020 untuk pencairan anggaran untuk Partai Gerindra sebesar Rp. 120.180.300 kedalam rekening Bank Nagari Cabang Lubuksikaping. Dimana sepengetahuan Daswar, nomor rekening tersebut bukanlah nomor rekening milik partai Gerindra Kabupaten Pasaman. 

Kata Lazuardi, atas peristiwa tersebut korban merasa tidak senang dan akhirmya melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Pasaman.

Informasi yang berhasil dirangkum wartawan, yang melaporkan dugaan tindak pidana pemalsuan tanda tangan ke SPKT Polres Pasaman itu adalah, Bendahara DPC Gerindra langsung, yaitu Daswar. Laporan tersebut pada, Senin tanggal 12 Oktober 2020. 

Hingga berita ini diturunkan, Sekretaris dan Ketua DPC Gerindra Pasaman belum bisa dihubungi, baik melalui telepon maupun melalui What App.  (MBP- AM)